Apakah anda tau kembang suweg

tunggalwarga.desa.id|Mungkin orang yang tidak pernah melihat kembang suweg pasti menyangka bahwa itu adalah bunga bangkai dengan nama latin Amorphophallus titanum.

Setelah saya pelajari dari berbagai referensi. Ternyata kembang suweg beda spesies dengan bunga bangkai. Keduanya memang masih dalam satu marga yaitu Amorphophallus. 


Gambar bunga suweg dengan nama latin Amorphophallus paeoniifolius. ( Dokumentasi : JAINI ).

Inilah perbedaan antara bunga suweg dan bunga bangkai. Kebetulan pas saya main ke tempat teman di pekarangan ada kembang suweg. Lalu saya ambil gambarnya kemudian saya posting di Facebook. Ternyata banyak yang berkomentar. Ada yang berkomentar itu bunga bangkai. Ada yang berkomentar itu bunga raflesia Arnoldi. 

Ternyata inilah yang benar, dan biar pada tau sengaja saya copas dari google. Mohon untuk di baca biar tambah ilmu pengetahuan.

Suweg (dari bahasa Jawa) adalah tanaman anggota marga Amorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa (A. titanum) dan iles-iles (A. muelleri). Suweg sering dicampurbaurkan dengan iles-iles karena keduanya menghasilkan umbi batang yang dapat dimakan dan ada kemiripan dalam morfologi daun pada fase vegetatifnya. Nama lainnya adalah porang, meskipun nama ini juga dipakai untuk iles-iles. Nama-nama dalam bahasa lain: elephant foot yam atau stink lily(bahasa Inggris), teve (bahasa Tonga), jimmikandsuranchennaol (bahasa Bengal), serta oluo (bahasa Odia).Suweg adalah tanaman asli Asia Tenggara dan tumbuh di hutan-hutan kawasan Malesia, Filipina, serta India tropik (bagian selatan).

Gambar bunga suweg dengan nama latin Amorphophallus paeoniifolius. ( Dokumentasi : JAINI ).

   Bunga bangkai atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m. Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Banyak orang sering salah mengira dan tidak bisa membedakan bunga bangkai dengan Rafflesia arnoldii. Mungkin karena orang sudah mengenal Rafflesia sebagai bunga terbesar dan kemudian menjadi bias dengan ukuran bunga bangkai yang juga besar.

Bunga Bangkai dengan nama latin Amorphophallus titanum ( Sumber dari google ).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari