Pedagang es dugan keliling

tunggalwarga.deaa.id ( 02/01/2018 ). Dengan semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha, banyak digunakan berbagai macam cara supaya usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar. Dalam dunia perdagangan, pembeli adalah raja. Berbagai macam sistem dijalankan supaya pembeli menjadi lebih mudah untuk membeli produk yang kita jual, dan pelanggan puas dengan pelayanan kita.

Salah satu cara yang marak digunakan untuk lebih cepat memasarkan produk yang dijual adalah dengan cara menjemput bola. Yaitu dengan cara membawa produk yang dijual ke rumah calon pembeli. Cara ini selain lebih memudahkan pelanggan dalam memperoleh produk yang dipasarkan, juga akan lebih mempercepat terjualnya barang yang akan dijual.

Gerobak es degan dengan sepeda motor milik Pak Kosim. ( Dok.desa / Poto : Jaini ).

Seperti halnya yang dilakukan oleh salah seorang pedagang Es Degan bernama Pak Kosim. Beliau adalah penjual Es Degan keliling dengan menggunakan sepeda motor. Sebelum berjualan keliling, beliau berjualan di lapak Pasar Unit 2 Tulang Bawang. Selama berjualan di pasar unit 2, beliau merasakan bahwa hasil dari penjualan es degan kurang begitu memuaskan. Akhirnya beliau memutuskan untuk mencoba berjualan keliling menggunakan sepeda motor.

Dengan berjualan keliling, Pak Kosim mengatakan hasil dari penjualan es degannya meningkat. “Alhamdulillah mas, dengan jualan es degan keliling, tiap hari rata-rata mendapatkan hasil 100 ribu, kalau berjualan di lapak Pasar Unit 2, sehari paling banyak dapat 70 ribu,” katanya.

Gerobak es degan keliling milik Pak Kosim. ( Dok.desa / Poto : Jaini ).

Pak Kosim cuma bisa berharap beliau selalu tetap diberi kesehatan, sehingga masih kuat untuk berjualan keliling. Karena beliau sebagai tulang punggung bagi keluarganya. “Dengan hasil jualan ini mudah-mudahan bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan bisa untuk membayar biaya sekolah anak-anak,” ujar beliau.

Beliau juga mengharapkan ada bantuan modal dari pemerintah yang tanpa bunga atau bunga rendah, sehingga bisa untuk menambah modal usaha yang beliau jalankan.

( Red/Jaini )

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari