Kegiatan capturing tpid kecamatan banjar agung

TPID Kecamatan Banjar Agung mengadakan Capturing di kediaman Kepala Kampung Tunggal Warga ( Bahrin Purwo Wigno ). ( Dok.tunggalwarga.desa.id / Photo : Jaini )

tunggalwarga.desa.id ( 08/01/2018 ). Pada hari ini Team Pelaksana Inovasi Desa Kecamatan Banjar Agung mengadakan kunjungan ke kediaman Kepala Kampung Tunggal Warga. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan Capturing, yang merupakan bagian dari kegiatan program inovasi desa. Capturing dalam program inovasi desa merupakan salah satu langkah dalam proses penangkapan pengetahuan inovatif untuk menghasilkan dokumen pembelajaran.

Kegiatan Capturing TPID Banjar Agung hari ini mencari data inovasi di Kampung Tunggal Warga. Team pelaksana Inovasi desa yang di pimpin oleh Ahmad Ma’ruf , meminta informasi kepada Kepala Kampung Tunggal Warga dan aparatur Kampung, mengenai inovasi apa yang akan di usulkan.

Salah seorang Guru Paud sedang memberikan keterangan mengenai sejarah berdirinya Paud. ( Dok.tunggalwarga.desa.id / Photo : Jaini )

Kepala Kampung Tunggal Warga mengusulkan dua inovasi desa, sesuai dengan pilihan dalam bursa inovasi desa. Yang pertama revitalisasi gedung Paud, dan yang kedua pengembangan usaha kreatif batik tulis.

Mengapa di pilih inovasi revitalisasi paud atau pembuatan gedung paud. Sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh salah seorang guru paud Ibu Eri Nurhayati, bahwa Paud yang dibinanya sudah berdiri sejak tahun 2007, tetapi belum mempunyai gedung sendiri. Masih menumpang di gedung TK Negeri Pembina. Makanya beliau bersama guru paud yang lain mengusulkan kepada Kepala Kampung untuk membangun gedung paud sendiri.

Ahmad Ma’ruf Ketua Rombongan Capturing TPID Kecamatan Banjar Agung sedang memeriksa hasil kerajinan Batik Tulis. ( Dok.tunggalwarga.desa.id / Photo : Jaini )

Dengan dasar usulan ini, dan sesuai dengan prioritas dana desa mengenai kegiatan pendidikan Paud, maka di putuskan memilih inovasi revitalisasi paud. Usulan inovasi yang kedua yaitu pengembangan kerajinan batik tulis oleh kelompok penyandang disabilitas. Kerajinan ini merupakan kegiatan yang bisa menyerap tenaga kerja, khususnya para dari penyandang disabilitas.

Mudah-mudahan kedua usulan inovasi ini bisa terdanai dari Program Inovasi Desa, sesuai dengan tujuan dari Program Inovasi Desa yaitu mendorong pengembangan ekonomi lokal dan percepatan pembangunan desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

(Red./Jaini)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari