Penjual jamu gerobak keliling

Mbak Mur Jamu sedang melayani pelanggan yang memesan jamu buatannya.

tunggalwarga.desa.id ( 08/01/2018 ). Jamu adalah sebutan obat tradisional dari Indonesia. Belakangan ini sering disebut dengan istilah obat herbal. Kamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang ( akar-akaran), daun-daunan, kulit batang dan buah. Ada juga yang menggunakan bahan jamu dari tubuh hewan, seperti empedu kambing, empedu ular, dan tangkur buaya. Tetapi yang paling sering di jual sebagai jamu berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Jaman dahulu berjualan jamu dilakukan dengan berjalan atau sering disebut dengan jualan jamu gendong. Akhir-akhir ini cara berjualan jamu banyak dilakukan dengan menggunakan sepeda atau sepeda motor. Tetapi masih ada juga yang berjualan jamu dengan menggunakan gerakan dorong.

Para Pelangan Menunggu jamu yang dipesan(Dok:KTW/Jaini)

Seperti halnya yang di lakukan oleh Mbak Muryati, yang beralamat di Rk. 08 Kampung Tunggal Warga. Beliau berjualan jamu dengan menggunakan gerobak dorong. Sudah hampir 5 tahun Mbak Mur berjualan jamu keliling menggunakan gerobak dorong.

Mbak Mur jamu, panggilan akrab beliau, meracik sendiri jamu yang dijualnya dirumah dengan proses yang sederhana, dibantu oleh suaminya. Berbagai macam jamu dibuat oleh beliau, seperti kunyit asam, beras kencur, dan pahitan. Selain jamu yang di buat sendiri, juga menjual jamu racik yang di tambahi dengan telur ayam kampung dan telur bebek.

Mbak Mur Jamu sedang melayani pelanggan(Dok:KTW/Jaini)

Setiap hari Mbak Mur jamu mendorong gerobak jamunya keliling dari rumah ke rumah. Dengan suara khasnya beliau memanggil pelanggannya. ” Mbaaar….jamune teko,”. Pelanggan jamu pun langsung datang untuk membeli jamu jualannya, dengan harga yang sangat terjangkau 2000 rupiah satu gelas kecil. Dari hasil penjualan jamu tersebut Mbak Mur rata-rata mendapatkan keuntungan bersih 100 rb sampai 150 rb hari.

“Alhamdulillah bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga mas, apalagi sekarang dari hasil karet nggak bisa di andalkan,” katanya. Beliau berharap tetap diberi kesehatan sehingga bisa terus berjualan jamu, sehingga bisa membantu suami menambah penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari