Sosialisasi atau penyuluhan hukum tentang “KDRT” dan bantuan hukum bagi orang miskin

Poto bersama peserta sosialisasi penyuluhan hukum dengan pengurus Posbakumadin Tulang Bawang. (Dok.tunggalwarga.desa.id/Photo : Jaini).

tunggalwarga.desa.id (06/02/2018). Pada hari rabu kemarin 31/01/2018 dilaksanakan acara Sosialisasi atau Penyuluhan Hukum tentang KDRT dan Bantuan Hukum bagi orang miskin. Acara ini dilaksanakan di gedung Balai Kampung Tunggal Warga, dihadiri oleh Kepala Kampung Tunggal Warga, aparatur Kampung Tunggal Warga, perwakilan ketua RK dan ketua RT, perwakilan kader PKK, pengurus BumKam Kampung Tunggal Warga, dan perwakilan dari masyarakat Kampung Tunggal Warga. Acara ini terselenggara atas prakarsa dari Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Tulang Bawang.

Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan sambutan Kepala Kampung Tunggal Warga (Bahrin Purwo Wigno). Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Posbakumadin Tulang Bawang yang di ketuai oleh I Nyoman Sunarta,SH yang telah memprakarsai terselenggaranya acara sosialisasi penyuluhan hukum ini. Dengan sosialisasi atau penyuluhan hukum ini, beliau mengharapkan agar aparatur kampung yang hadir dalam acara ini sebagai perwakilan dari warga masyarakat supaya memahami apa yang telah dijelaskan oleh nara sumber, dan menyampaikan hasil yang didapat kepada warga masyarakatnya.

Kepala Kampung Tunggal Warga ( Bahrin Purwo Wigno ) sedang memberikan sambutan dalam acara sosialisasi penyuluhan hukum. (Dok.tunggalwarga.desa.id/Photo : Jaini ).

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Sekretaris Posbakumadin Tulang Bawang I Made Suarta,SH.MH, sekaligus sebagai nara sumber dalam acara Sosialisasi Penyuluhan Hukum hari ini. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan bahwa orang miskin atau orang yang tidak mampu berhak mendapatkan bantuan hukum dengan gratis tanpa biaya. Warga masyarakat yang miskin atau tidak mampu ini dibuktikan dengan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kepala Kampung atau Camat.

Beliau juga menjelaskan mengenai KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga itu dibagi menjadi dua yaitu kekerasan fisik atau saling pukul dan kekerasan sebelum melakukan hubungan intim. Beliau menyampaikan apabila asa tetangga yang melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga, kita sebagai tetangga bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib ataupun pemerintahan desa.

Para peserta sosialisasi penyuluhan hukum sedang mendengarkan pemaparan dari nara sumber. (Dok.tunggalwarga.desa.id/Photo : Jaini).

Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh I Made Sunata,SH selaku ketua Posbakumadin Tulang Bawang sekaligus sebagai nara sumber kegiatan sosialisasi penyuluhan hukum hari ini. Beliau menyampaikan bahwa negara Indonesia berdasarkan hukum, suka atau tidak suka apabila ada peraturan yang telah diundangkan, maka kita wajib patuh dan taat kepada peraturan tersebut. Semua warga masyarakat sama diperlakukan sama dimata hukum. Hal ini bisa berakibat positip dan negatif bagi masyarakat.

Hadirnya Posbakumadin di Tulang Bawang adalah untuk memfasilitasi bagi orang miskin dan kelompok orang miskin agar kebenaran bisa diperjuangkan. Dan warga masyarakat yang terjerat masalah hukum bisa dibantu untuk di adili dengan adil sesuai dengan kesalahannya, bahkan di mohonkan untuk diampuni dan dibebaskan dari segala macam tuntutan hukum, karena yang bersangkutan telah menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.

Ketua Posbakumadin Tulang Bawang sedang memberikan pemaparan materi hukum. (Dok.tunggalwarga.desa.id/Photo : Jaini).

Kategori miskin yang dimaksud dalam bantuan hukum ini adalah warga masyarakat yang tersangkut masalah hukum tetapi tidak mampu mencari advokat, atau tidak memiliki akses untuk mendapatkan advokat. Apalagi warga masyarakat miskin yang mendapat tuntutan diatas 5 tahun harus wajib diampingi oleh pengacara. Jika tidak didampingi pengacara, maka akan batal demi hukum. “Benar menurut kita, belum tentu benar menurut hukum. Demikian juga sebaliknya, benar menurut hukum, belum tentu benar menurut kita,”jelas I Nyoman Sunata,SH.

Dengan acara sosialisasi penyuluhan hukum kali ini diharapkan warga masyarakat dapat memahami apa itu sebenarnya hukum. Sehingga kita tidak akan terjerat dengan masalah hukum, karena setiap warga masyarakat mempunyai potensi untuk melanggar hukum. Jika kita memahami masalah hukum, mudah-mudahan kita tidak akan dipermainkan oleh orang-orang yang bermaksud tidak baik kepada kita.

(Red/JTW)

Facebook Comments

2 Comments

    • Terimakasih. Salam kenal dari saya operator SID dari Kampung Tunggal Warga Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang…

Komentari