Festival ogoh-ogoh di lapangan banjar dewa

Tim ogoh-ogoh dari Kampung Banjar Dewa sebagai juara 1 dalam festival ogoh-ogoh tahun ini. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

tunggalwarga.desa.id (11/03/2018). Ogoh-ogohub adalah karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Dalam ajaran Hindu Dharma, Bhuta Kala merepresentasikan kekuatan (Bhu) alam semesta dan waktu (Kala) yang tak terukur dan tak terbantahkan.

Dalam perwujudan patung yang dimaksud, Bhuta Kala digambarkan sebagai sosok yang besar dan menakutkan, biasanya dalam wujud Rakshasa. Selain wujud Rakshasa, Ogoh-ogoh sering pula digambarkan dalam wujud makhluk-makhluk yang hidup di Mayapada, Syurga dan Naraka, seperti: naga, gajah, Widyadari.

Tim ogoh-ogoh sedang menampilkan kebolehannya. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

Dalam fungsi utamanya, Ogoh-ogoh sebagai representasi Bhuta Kala, dibuat menjelang Hari Nyepi dan diarak beramai-ramai keliling desa pada senja hari Pangrupukan, sehari sebelum Hari Nyepi. Selain sebagai representasi, sekarang ogoh-ogoh di jadikan lomba dalam bentuk festival ogoh-ogoh.

Seperti yang dilaksanakan hari ini di lapangan Banjar dewa dilaksanakan festival ogoh-ogoh. Festival ini diselenggarakan dalam rangka menyambut hari raya Nyepi tahun Caka 1940. Festival ini di ikuti oleh 12 tim yaitu tim ogoh-ogoh dari tuba barat 1 tim, banjar baru 5 tim, banjar margo 1 tim, banjar agung 4 tim, dan kampung tua 1 tim. Satu persatu tim ogoh-ogoh menampilkan kebolehannya dan di nilai olah tiga orang dewan juri.

Penyerahan piala dan hadiah juara 1 tim ogoh-ogoh dari Kampung Banjar Dewa. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

Setelah semua tim ogoh-ogoh menampilkan kebolehannya, dewan juri mengakumulasi nilai sehingga diperoleh juara berdasarkan nilai tertinggi. Juara pertama di menangkan oleh tim ogoh-ogoh dari banjar dewa dengan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 5 juta rupiah. Juara kedua diraih oleh tim ogoh-ogoh dari unit 2 kampung Bali dengan hadiah uang tunai sebesar 3,5 juta rupiah, dan juara tiga diraih oleh tim ogoh-ogoh dari tuba barat dengan hadiah sebesar 2,5 juta rupiah.

Pembagian hadiah kepada pemenang lomba ogoh-ogoh. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

Dengan festival ogoh-ogoh ini diharapkan bisa mengambil hikmah dari makna ogoh-ogoh ini, sekaligus melestarikan budaya ini yang merupakan aset bangsa Indonesia.


(Red/JTW)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari