Sosialisasi pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL)

Ketua Tim Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) BPN Kabupaten Tulang Bawang Bapak M. Ridho memberikan penjelasan mengenai program PTSL. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

tunggalwarga.desa.id (08/05/2018). Hari ini bertempat di Balai Kampung Tunggal Warga dilaksanakan acara sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Acara ini merupakan agenda dari Badan Pertanahan Negara Kabupaten Tulang Bawang untuk memberikan pencerahan mengenai program PTSL yang merupakan program yang di canangkan oleh presiden Joko Widodo untuk pembuatan sertifikat secara gratis untuk warga yang mempunyai tanah yang belum bersertifikat atau belum pernah disertifikatkan.

Para peserta yang hadir dalam acara Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

Acara dimulai sekira pukul 11.30 WIB yang dihadiri oleh Kepala Kampung se-Kecamatan Banjar Agung, pokmas dan warga masyarakat yang mewakili pemohon pendaftaran program PTSL. Acara di buka oleh Kepala Kampung Tunggal Warga Bapak Bahrin Purwo Wigno. Beliau menyampaikan syukur dan bangga telah mendapatkan kunjungan dari Pejabat BPN Kabupaten Tulang Bawang. Beliau berharap dengan adanya penjelasan Nara sumber dari BPN mengenai program PTSL ini bisa memberikan pencerahan kepada kita semua terutama Kepala Kampung dan Pokmas dalam menjalankan tugas ini tidak terjadi kendala apapun.

Kepala Kampung Tunggal Warga Bapak Bahrin Purwo Wigno membuka acara sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Balai Kampung Tunggal Warga.(Dok.desa.id/Photo : Jaini).

Selanjutnya di sampaikan pemaparan oleh Ketua Tim Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Kabupaten Tulang Bawang Bapak M. Ridho. Beliau menyampaikan bahwa program PTSL ini adalah program nasional dari Bapak Joko Widodo. Di tahun 2018 ini Pemerintah menargetkan untuk pembuatan sertifikat sebanyak tujuh juta buku di seluruh Indonesia, dan sembilan juta buku sertifikat untuk tahun depan.

Program PTSL ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap yang pertama yaitu pematokan, pengukuran, dan pemberkasan. Dan tahap kedua yaitu proses pembuatan sertifikat oleh BPN. Beliau menjelaskan bahwa program PTSL ini adalah gratis. Yang dimaksud gratis disini adalah proses pembuatan sertifikat di BPN, sedangkan untuk proses pematokan, pengukuran, biaya meterai dan pemberkasan negara tidak menanggung, tapi di tanggung oleh pemohon, jelas beliau.

Ketua Tim Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) BPN Kabupaten Tulang Bawang Bapak M. Ridho memberikan penjelasan mengenai program PTSL. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

Mengenai pemberkasan diharapkan Pokmas bisa mengisi berkas dengan benar, supaya tidak terjadi pembenahan atau perbaikan berkas yang dapat menimbulkan lambatnya proses pembuatan sertifikat. Oleh karena itu beliau mengharapkan dengan sosialisasi ini nanti diharapkan pokmas bisa mendapatkan tata cara pengisian berkas yang benar yang akan di jelaskan oleh petugas kami dari BPN. Dan akan diadakan waktu tanya jawab agar bisa lebih jelas,tambah beliau.

Sekretaris Kampung Banjar Dewa Bapak M. Barokah memberikan pertanyaan dalam sesen tanya jawab. (Dok.desa.id/Photo : Jaini).

“Dengan waktu yang sangat sempit ini dengan target 20 ribu buku untuk program PTSL di Kabupaten Tulang Bawang, dan jumlah petugas BPN Tulang Bawang yang cuma 30 orang. Kami sangat mengharapkan kerjasama dan bantuan dari Kepala Kampung dan Pokmas agar program ini bisa berjalan dengan lancar tidak ada kendala sampai dengan pembuatan sertifikat dan penyerahan kepada warga”, harap beliau.

(JTW)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari