Berkat gotong-royong akhirnya saluran drainase bisa lancar kembali

Kepala Kampung Tunggal Warga Bapak Bahrin Purwo Wigno ( Kaos merah) memimpin langsung kegiatan gotong - royong membersihkan saluran drainase.

tunggalwarga.desa.id (28/07/2018). Saluran drainase di sepanjang jalan ethanol Kampung Tunggal Warga memang sudah tidak berfungsi dengan baik. Apalagi di tambah kurang sadarnya warga masyarakat dengan membuang sampah sembarangan, di tambah dengan limbah dari pengusaha makanan di sepanjang jalan ethanol mengakibatkan saluran drainase menjadi buntu dan mengakibatkan air meluap ke jalan.

Saluran drainase yang mampet dan menimbulkan air meluap ke jalan terjadi di antara depan warung simbok dan Tasya bakery. Padahal keadaan cuaca kering atau tidak hujan, tapi air meluap ke jalan dengan bau yang kurang enak. Hal ini sangat menggangu kenyamanan para pengguna jalan yang melewati jalan tersebut.

Aparatur Kampung Tunggal Warga bergotong-royong membersihkan sampah di saluran drainase.

Kepala Kampung Tunggal Warga Bapak Bahrin Purwo Wigno melihat kondisi yang sedemikan di tambah dengan pengaduan warga masyarakat segera menginstruksikan aparatur Kampung dengan melibatkan regu Pemadam Kebakaran melaksanakan kegiatan gotong-royong untuk mengatasi saluran drainase yang mampet tersebut.

Dengan menggunakan alat linggis untuk membuka satu persatu tutup saluran drainase agar bisa melakukan pembersihan sampah dengan cara manual memakai alat cangkul dan penggaruk. Setelah sampah dibersihkan baru regu damkar menyemprot saluran drainase dengan bertahap supaya aliran air menjadi lancar kembali.

Regu Pemadam Kebakaran ikut membantu kegiatan gotong-royong memperlancar saluran drainase.

Berkat gotong-royong yang dipimpin langsung oleh Mbah Bahrin panggilan akrab beliau, akhirnya saluran drainase kembali lancar kembali. Beliau menghimbau kepada para pedagang atau warga masyarakat di sepanjang jalan ethanol agar tidak membuang sampah sembarangan supaya tidak menimbulkan mampetnya saluran drainase.

(JAINI/TW)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentari